
Nextgenindonesia.id – Isu kemunculan pocong kembali ramai diperbincangkan warga Depok setelah sejumlah foto dan cerita mistis beredar luas di media sosial serta grup percakapan warga. Namun setelah dilakukan pengecekan oleh pihak kepolisian, informasi tersebut dipastikan tidak benar atau hoax.
Fenomena kabar pocong sebelumnya sempat viral di kawasan Pasir Putih, Sawangan, Depok, pada April 2026. Saat itu, warga dibuat geger oleh foto yang memperlihatkan sosok menyerupai pocong berdiri di depan rumah warga.

Informasi tersebut menyebar cepat melalui grup WhatsApp lingkungan hingga memunculkan berbagai cerita mistis di tengah masyarakat.
Warga Sempat Percaya Ada Pocong Berkeliling
Dalam kabar yang beredar, sosok pocong disebut terlihat berkeliling di kawasan Gang Nangka, Pasir Putih, Sawangan. Bahkan, beberapa warga mengaku mengalami kesurupan setelah didatangi sosok tersebut.
Cerita yang berkembang semakin liar karena disebutkan bahwa pocong tersebut meminta agar tali kafannya dibuka. Kondisi itu membuat sebagian warga merasa takut dan resah.
Menanggapi isu tersebut, Kapolsek Bojongsari, Fauzan Thohari, langsung memerintahkan jajarannya melakukan pengecekan ke lokasi bersama warga dan pengurus lingkungan.
Hasil penyelidikan memastikan bahwa informasi mengenai pocong keliling tersebut hanyalah kabar bohong.
Wali Kota Depok Minta Warga Tidak Sebarkan Hoax Mistis
Viralnya isu pocong di Depok juga mendapat perhatian dari Wali Kota Depok, Supian Suri. Dalam pidatonya saat peringatan HUT ke-27 Kota Depok, ia meminta masyarakat tidak lagi menyebarkan cerita mistis yang belum terbukti kebenarannya.
Supian bahkan menyebut berbagai isu mistis yang selama ini sering dikaitkan dengan Depok, seperti pocong keliling, keranda terbang, hingga babi ngepet, hanyalah cerita yang tidak benar.
Hoax Pocong Muncul Lagi di Kawasan Tapos
Belum lama setelah isu di Sawangan mereda, kabar serupa kembali muncul di wilayah Jatijajar, Tapos, Depok. Sebuah foto viral memperlihatkan sosok putih yang disebut duduk di teras rumah warga pada dini hari.
Namun setelah dilakukan penelusuran oleh Polsek Cimanggis, informasi tersebut kembali dipastikan sebagai hoax.
Kapolsek Cimanggis, Jupriono, menjelaskan bahwa foto viral tersebut merupakan hasil editan. Berdasarkan keterangan tokoh setempat, foto aslinya memperlihatkan warga yang sedang duduk di teras musala sambil menunggu waktu salat Isya.
Foto itu kemudian diedit oleh pihak tidak bertanggung jawab sehingga tampak seperti penampakan pocong dan akhirnya menimbulkan keresahan di masyarakat.
Polisi Imbau Warga Bijak Menyikapi Informasi Viral
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama konten viral di media sosial yang berpotensi menimbulkan kepanikan.
Warga juga diminta lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak ikut menyebarkan kabar bohong atau konten manipulatif yang dapat meresahkan lingkungan sekitar.








