Nextgenindonesia.id – Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI melakukan kunjungan kerja ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur untuk mengevaluasi kesiapan infrastruktur serta membahas kemungkinan relokasi lembaga negara ke ibu kota baru.
Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut melibatkan pimpinan MPR, fraksi, hingga alat kelengkapan lembaga. Fokus utama adalah meninjau berbagai fasilitas penting seperti akses transportasi, kawasan perkantoran, hingga lahan yang disiapkan untuk MPR.
Keputusan Pindah Bergantung Arahan Presiden
Menunggu Instruksi Pemerintah Pusat
Siti menegaskan bahwa rencana pemindahan MPR ke IKN belum bersifat final. Keputusan sepenuhnya masih menunggu arahan dari Presiden, termasuk terkait waktu pelaksanaan pemindahan aparatur sipil negara (ASN).
Menurutnya, proses relokasi baru akan dilakukan setelah seluruh infrastruktur dinyatakan siap, mencakup kebutuhan lembaga legislatif, eksekutif, maupun yudikatif.
Infrastruktur Jadi Penentu Utama
Dalam kunjungan tersebut, rombongan MPR mendarat di bandara IKN dan melanjutkan peninjauan ke sejumlah titik strategis, termasuk kantor Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN). Di lokasi tersebut, delegasi memperoleh paparan mengenai progres pembangunan kawasan ibu kota baru.
Selain itu, rombongan juga melihat langsung lahan yang direncanakan sebagai lokasi gedung MPR serta fasilitas pendukung seperti tempat ibadah dan layanan kesehatan.
Desain Gedung MPR Sudah Disiapkan Sejak 2022
Konsep Awal Masih Bisa Disesuaikan
Siti mengungkapkan bahwa rancangan awal gedung MPR di IKN sebenarnya telah disusun sejak 2022. Meski demikian, desain tersebut masih terbuka untuk penyesuaian agar selaras dengan kebutuhan terbaru.
Detail ruang dan konsep bangunan secara umum sudah tersedia, sehingga tahap berikutnya tinggal menyesuaikan dengan kondisi dan kebijakan terkini.
Pertimbangan Efisiensi dan Kebutuhan Strategis
Ia juga mengakui adanya faktor efisiensi dalam proses pembangunan. Namun, kebutuhan strategis terkait pemindahan pusat pemerintahan tetap menjadi prioritas utama yang harus dipertimbangkan secara seimbang.
Kunjungan Dipimpin Ketua MPR Ahmad Muzani
Rombongan kunjungan ini dipimpin oleh Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, bersama para wakil ketua dan sejumlah anggota lintas fraksi serta perwakilan lembaga terkait.
Kehadiran pejabat dari pemerintah daerah Kalimantan Timur hingga pimpinan OIKN menunjukkan bahwa koordinasi lintas sektor terus dilakukan guna memastikan kesiapan IKN sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.
Dengan berbagai peninjauan tersebut, keputusan terkait perpindahan MPR ke IKN kini bergantung pada kesiapan infrastruktur dan arahan resmi dari pemerintah pusat.










