
Nextgenindonesia.id – Sejumlah negara di kawasan Timur Tengah seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar resmi menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Keputusan ini diambil setelah hasil pemantauan hilal pada Rabu malam, 18 Maret 2026, menunjukkan bahwa bulan sabit Syawal belum terlihat.

Hasil Rukyatul Hilal Tidak Terlihat
1. Ramadan Digenapkan Menjadi 30 Hari
Mahkamah Agung Arab Saudi menyatakan bahwa hilal Syawal tidak berhasil diamati pada malam ke-29 Ramadan. Dengan demikian, bulan Ramadan tahun ini disempurnakan menjadi 30 hari.
Hari Kamis ditetapkan sebagai hari terakhir Ramadan, sementara Jumat menjadi awal bulan Syawal sekaligus hari perayaan Idul Fitri.
2. Salat Id Dilaksanakan Setelah Matahari Terbit
Pemerintah Arab Saudi juga mengumumkan bahwa pelaksanaan salat Idul Fitri akan dimulai sekitar 15 menit setelah matahari terbit pada hari Jumat.
Momen ini menandai berakhirnya ibadah puasa Ramadan dan dimulainya perayaan Idul Fitri yang biasanya berlangsung meriah di berbagai wilayah.
Negara Lain Ikuti Penetapan yang Sama
3. UEA, Qatar, dan Bahrain Serempak Umumkan Idul Fitri
Selain Arab Saudi, negara-negara lain di kawasan Teluk seperti Uni Emirat Arab, Qatar, dan Bahrain juga menetapkan hari yang sama sebagai awal Idul Fitri 1447 H.
Penetapan ini dilakukan berdasarkan metode rukyatul hilal yang menjadi acuan utama dalam menentukan awal bulan Hijriah di negara-negara tersebut.
Penanda Berakhirnya Ramadan
4. Hilal Syawal Jadi Penentu Hari Raya
Kemunculan hilal Syawal menjadi tanda berakhirnya bulan suci Ramadan sekaligus dimulainya bulan Syawal. Karena hilal tidak terlihat, maka umat Muslim di negara-negara tersebut menyempurnakan puasa menjadi 30 hari.
Idul Fitri sendiri merupakan momen penting bagi umat Islam untuk merayakan kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.
Perayaan Idul Fitri di Timur Tengah
Perayaan Idul Fitri di kawasan Timur Tengah biasanya berlangsung selama beberapa hari, bahkan hingga sepekan. Tradisi berkumpul bersama keluarga, saling berkunjung, dan berbagai kegiatan sosial menjadi bagian dari perayaan tersebut.
Penetapan serentak ini juga memudahkan masyarakat dalam mempersiapkan perayaan yang telah dinantikan setelah Ramadan berakhir.








