Nextgenindonesia.id – Empat anggota pasukan keamanan Suriah dilaporkan tewas dalam serangan bersenjata yang diduga dilakukan oleh kelompok ISIS di Kota Raqa, Suriah bagian utara. Insiden ini menjadi serangan kedua yang menargetkan aparat keamanan dalam kurun dua hari terakhir.
Kementerian Dalam Negeri Suriah menyatakan serangan tersebut terjadi setelah ISIS menyerukan para simpatisannya untuk melancarkan aksi terhadap otoritas negara.
Kronologi Serangan di Pos Keamanan
Empat Aparat Tewas, Satu Penyerang Dilumpuhkan
Menurut pernyataan resmi yang dikutip kantor berita negara SANA, serangan berlangsung pada Senin (23/2) dan menyasar pos pemeriksaan keamanan. Dalam peristiwa tersebut, empat anggota pasukan keamanan internal Suriah tewas.
Pihak kementerian juga mengonfirmasi bahwa satu pelaku penyerangan berhasil dilumpuhkan di lokasi kejadian.
Serangan Sebelumnya Juga Menelan Korban
Sehari sebelumnya, Minggu (22/2), serangan serupa juga terjadi. Meski tidak merinci jumlah korban dari pihak aparat, pemerintah Suriah menyebut satu orang penyerang tewas dalam insiden tersebut.
Raqa dan Ancaman Sel Tidur ISIS
Kota yang Pernah Jadi Basis Utama ISIS
Raqa sebelumnya dikenal sebagai ibu kota de facto ISIS sebelum kelompok tersebut kehilangan kendali teritorialnya pada 2019. Wilayah ini baru direbut kembali oleh pemerintah Suriah dari pasukan Kurdi yang selama bertahun-tahun didukung Amerika Serikat dalam memerangi ISIS.
Meski telah kalah secara wilayah, ISIS masih diyakini memiliki jaringan sel tidur yang aktif, khususnya di kawasan gurun Suriah.
Pemerintah Suriah Perkuat Keamanan
Pemerintah Suriah saat ini terus meningkatkan operasi keamanan untuk menekan sisa-sisa aktivitas ISIS. Sejak perubahan kepemimpinan nasional pada akhir 2024, Damaskus juga berupaya memperkuat kerja sama internasional dan menampilkan pendekatan yang lebih moderat di kancah global.
Tahun lalu, Suriah bahkan bergabung dalam koalisi internasional pimpinan AS guna mempersempit ruang gerak kelompok militan tersebut.





