Nextgenindonesia.id – Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video dan narasi mengenai seorang mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang yang diduga terlibat kasus kekerasan seksual. Dalam video tersebut, seorang pria terlihat membawa tulisan yang menyatakan dirinya sebagai pelaku kekerasan seksual.
Informasi yang beredar menyebut pria tersebut merupakan mahasiswa angkatan 2024 program D4 Teknologi Rekayasa Konstruksi Perkapalan.
Terduga Pelaku Minta Maaf dalam Video Viral
Mengaku Bersalah dan Janji Tidak Mengulangi
Dalam video yang tersebar luas, pria tersebut memperkenalkan dirinya sebagai Suharman dan mengaku sebagai terduga pelaku kekerasan seksual. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada para korban serta mahasiswa lainnya.
Selain itu, pria tersebut menyatakan penyesalan atas tindakannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya di kemudian hari.
Korban Disebut Lebih dari 11 Orang
Kenal Korban Lewat Kampus dan Media Sosial
Unggahan lain yang beredar di media sosial menyebut terduga pelaku dikenal memiliki citra religius dan serius dalam hubungan. Dalam narasi tersebut juga disebutkan jumlah korban diduga mencapai lebih dari 11 orang.
Korban disebut mengenal terduga pelaku melalui lingkungan kampus, media sosial, hingga aplikasi kencan.
Universitas Diponegoro Benarkan Ada Laporan
Pihak Universitas Diponegoro akhirnya memberikan tanggapan terkait kabar yang ramai diperbincangkan publik tersebut. Direktorat Jejaring Media, Komunitas, dan Komunikasi Publik Undip, Nurul Hasfi, membenarkan bahwa kampus telah menerima laporan mengenai dugaan kasus tersebut.
Laporan Sudah Diterima Sejak April 2026
Menurut pihak kampus, laporan terkait dugaan kekerasan seksual itu diterima pada 24 April 2026 dan kini sedang diproses sesuai mekanisme internal yang berlaku di lingkungan universitas.
Penanganan kasus dilakukan oleh Tim Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) bersama Tim Kode Etik kampus.
Undip Tegaskan Komitmen Tangani Kasus Kekerasan Seksual
Kampus Perkuat Pencegahan Agar Tidak Terulang
Universitas Diponegoro menyampaikan keprihatinan atas dugaan kasus yang mencuat tersebut. Kampus menegaskan akan menangani setiap laporan kekerasan seksual secara serius sesuai aturan yang berlaku.
Selain proses penanganan kasus, pihak universitas juga menyatakan terus memperkuat langkah pencegahan guna menciptakan lingkungan kampus yang aman dan bebas dari kekerasan seksual.










