Nextgenindonesia.id – Aparat dari Polda Metro Jaya tengah mengusut asal-usul pendanaan kelompok yang diduga berencana memicu kerusuhan saat peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Jakarta.
Direktur Reserse Kriminal Umum, Iman Imanuddin, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan uang tunai sebesar Rp 10,9 juta dari salah satu koordinator lapangan yang diamankan.
Menurut keterangan awal, dana tersebut rencananya akan dibagikan kepada anggota kelompok untuk mendukung kehadiran dan aktivitas mereka dalam aksi tersebut.
Polisi Dalami Dugaan Aktor Intelektual
Penelusuran Sumber Dana dan Provokasi
Penyidik saat ini masih melakukan pendalaman terkait kemungkinan adanya pihak yang berperan sebagai pengendali di balik rencana kerusuhan tersebut.
Selain menelusuri aliran dana, polisi juga mengkaji sumber informasi provokatif yang diduga disebarkan untuk memicu situasi tidak kondusif selama aksi berlangsung.
Langkah ini dilakukan guna mengungkap jaringan serta pihak-pihak yang terlibat dalam perencanaan aksi anarkis tersebut.
101 Orang Diamankan, Berbagai Barang Bukti Disita
Molotov hingga Senjata Tajam Ditemukan
Dalam pengamanan menjelang aksi May Day, polisi telah mengamankan sebanyak 101 orang yang dicurigai terlibat dalam rencana kerusuhan.
Selain itu, aparat juga menyita sejumlah barang yang diduga akan digunakan untuk aksi kekerasan, seperti bom molotov, senjata tajam, ketapel beserta pelurunya, hingga dokumen berisi rencana kericuhan.
Para individu yang diamankan saat ini masih dimintai keterangan, dan akan dipulangkan setelah proses pemeriksaan selesai.
Rencana Adu Domba dan Provokasi di Media Sosial
Infiltrasi ke Massa Buruh
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kelompok tersebut diduga memiliki rencana untuk menyusup ke dalam massa buruh yang tengah melakukan aksi damai.
Tujuan penyusupan itu disebut untuk memicu konflik internal antar kelompok serikat pekerja, sehingga situasi menjadi tidak terkendali.
Selain itu, mereka juga memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan ajakan provokatif guna memperkeruh suasana.
Polisi Tegaskan Komitmen Jaga Ketertiban
Imbauan untuk Aksi Damai
Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan selama peringatan May Day agar tetap berlangsung tertib dan damai.
Masyarakat, khususnya para buruh yang menyampaikan aspirasi, diimbau untuk tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin menciptakan kerusuhan.
Penegakan hukum akan terus dilakukan terhadap siapa pun yang terbukti berupaya mengganggu ketertiban umum.










