
Nextgenindonesia.id – Polda Sumatera Selatan melalui Direktorat Polisi Air dan Udara menghadirkan terobosan baru berupa ambulans apung guna membantu masyarakat di kawasan perairan. Kapal patroli yang sebelumnya digunakan untuk pengamanan kini dimodifikasi menjadi sarana evakuasi medis darurat.
Program ini difokuskan untuk menjangkau warga yang tinggal di sepanjang Sungai Musi dan wilayah sekitarnya yang sulit diakses oleh kendaraan darat.

Jawaban atas Kendala Akses Kesehatan
Kondisi geografis Sumatera Selatan yang didominasi oleh sungai dan perairan membuat akses menuju fasilitas kesehatan seringkali terhambat. Warga di daerah terpencil seperti Desa Upang, Kabupaten Banyuasin, kerap menghadapi kesulitan saat membutuhkan pertolongan medis cepat.
Dengan adanya ambulans apung, proses penanganan darurat kini dapat dilakukan lebih cepat melalui jalur air dengan sistem evakuasi yang terintegrasi menuju rumah sakit rujukan.
Fasilitas Lengkap dan Siaga 24 Jam
Ambulans apung ini dilengkapi berbagai sarana pendukung medis seperti ruang pasien, tandu, oksigen, hingga alat kesehatan dasar. Selain itu, tersedia sistem komunikasi yang memungkinkan koordinasi langsung dengan rumah sakit tujuan.
Personel kepolisian juga disiagakan selama 24 jam untuk merespons laporan darurat dari masyarakat secara cepat dan tepat.
Proses Evakuasi Lebih Cepat dan Efisien
Pasien akan dijemput dari dermaga terdekat, kemudian dibawa menggunakan kapal menuju rumah sakit di Palembang dengan waktu tempuh sekitar satu jam. Layanan ini telah membantu berbagai kasus, mulai dari ibu melahirkan, pasien dengan kondisi kritis, hingga anak-anak yang membutuhkan penanganan segera.
Tak Hanya Medis, Juga untuk Misi Kemanusiaan
Selain untuk evakuasi pasien, ambulans apung juga dimanfaatkan dalam kegiatan kemanusiaan lain, seperti pengangkutan jenazah dari daerah terpencil.
Menurut Kapolda Sumsel, Sandi Nugroho, program ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau.
Bagian dari Transformasi Pelayanan Polri
Inisiatif ini juga sejalan dengan upaya transformasi Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dir Polairud dan jajaran humas Polda Sumsel menegaskan bahwa fungsi kepolisian kini tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga pelayanan sosial dan kemanusiaan.
Rencana Pengembangan Klinik Terapung
Ke depan, Polda Sumsel bersama instansi terkait berencana mengembangkan layanan ini menjadi klinik terapung agar dapat menjangkau lebih banyak desa di kawasan perairan.
Program ambulans apung ini diharapkan terus meningkatkan akses layanan kesehatan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian, khususnya di daerah terpencil.








