Nextgenindonesia.id – Aksi kekerasan jalanan kembali terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Seorang pemuda bernama Lucky Irawan (21) menjadi korban penyerangan brutal yang diduga dilakukan oleh kelompok geng motor bersenjata tajam. Peristiwa ini terjadi saat korban dalam perjalanan pulang ke rumah pada dini hari dan kini tengah dalam penanganan medis akibat luka serius.
Kejadian Bermula Saat Korban Pulang Usai Berbelanja
Insiden penyerangan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, ketika Lucky baru saja selesai berbelanja di warung dekat rumahnya. Dalam perjalanan pulang, ia sempat berhenti sejenak karena melihat dua temannya sedang berteduh di pinggir jalan.
Tak lama kemudian, rombongan sepeda motor melaju dari arah Kecamatan Sukaluyu menuju wilayah Tungturunan. Tanpa peringatan, kelompok tersebut tiba-tiba berhenti dan langsung melakukan penyerangan terhadap Lucky.
Korban Berusaha Bertahan Meski Diserang Senjata Tajam
Menurut pengakuan korban, para pelaku membawa senjata tajam berupa golok dan celurit. Lucky sempat mencoba menyelamatkan diri dengan menangkis serangan menggunakan tangannya.
“Golok yang diarahkan ke wajah saya berhasil saya tahan dengan tangan kanan, tapi celurit menyabet bagian pinggang hingga perut,” ujar Lucky saat menceritakan kejadian tersebut.
Akibat sabetan senjata tajam, Lucky mengalami luka parah di tangan dan bagian pinggang, sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di fasilitas medis.
Polisi Kantongi Identitas Pelaku, Pengejaran Terus Dilakukan
Pihak kepolisian bergerak cepat menyelidiki kasus ini. Polres Cianjur memastikan bahwa identitas para pelaku telah berhasil diidentifikasi setelah penyelidikan mendalam selama sepekan terakhir.
Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho Hadi menyebutkan bahwa tim gabungan dari Satreskrim dan Polsek Sukaluyu telah mengumpulkan bukti serta keterangan saksi.
Polisi Lacak Persembunyian Geng Motor
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Fajri Amelia Putra menegaskan bahwa pengejaran terhadap para pelaku masih berlangsung.
“Kami sedang melacak lokasi keberadaan mereka satu per satu. Seluruh pelaku akan kami tangkap secepatnya,” tegasnya.
Hingga kini, polisi juga masih mendalami motif penyerangan, termasuk kemungkinan adanya aksi terorganisir atau konflik sebelumnya.
Warga Diminta Waspada Aksi Geng Motor
Kasus ini kembali menjadi pengingat akan bahaya aksi geng motor bersenjata tajam yang meresahkan masyarakat, terutama pada jam-jam rawan. Pihak kepolisian mengimbau warga untuk lebih waspada dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.










