
Nextgenindonesia.id – Pemerintah United Kingdom mengambil inisiatif menggelar pertemuan darurat secara virtual yang melibatkan sekitar 40 negara. Langkah ini dilakukan untuk merespons krisis di Selat Hormuz yang hingga kini masih tertutup akibat konflik di Timur Tengah.
Menteri Luar Negeri Inggris, Yvette Cooper, menekankan pentingnya membuka kembali jalur pelayaran tersebut demi menjaga stabilitas ekonomi global.

Dampak Penutupan Jalur Energi Dunia
Penutupan Selat Hormuz disebut telah memberikan tekanan besar terhadap perekonomian internasional. Jalur ini merupakan salah satu rute utama distribusi minyak, gas alam cair, hingga pupuk ke berbagai negara.
Harga Energi Melonjak Tajam
Terhentinya aktivitas pelayaran di kawasan tersebut memicu lonjakan harga energi dunia. Banyak negara kini menghadapi dampak langsung berupa peningkatan biaya impor energi dan gangguan pasokan.
Puluhan Negara Sepakat Dukung Keamanan Pelayaran
Sebanyak 37 negara telah menyatakan komitmen melalui pernyataan bersama untuk ikut menjaga keamanan jalur tersebut. Beberapa negara besar Eropa dan Asia turut ambil bagian dalam kesepakatan ini.
Negara yang Bergabung
Negara-negara seperti:
- United Kingdom
- France
- Germany
- Italy
- Japan
- Netherlands
menjadi bagian dari koalisi yang siap berkontribusi menjaga stabilitas jalur pelayaran internasional tersebut.
Namun demikian, beberapa negara besar seperti United States dan China belum turut serta dalam pernyataan tersebut.
Tekanan Diplomatik terhadap Iran
Dalam forum tersebut, Cooper menilai tindakan Iran yang menutup jalur pelayaran sebagai ancaman serius bagi ekonomi global. Ia menegaskan bahwa langkah internasional diperlukan untuk memastikan jalur tersebut kembali dibuka.
Fokus pada Upaya Non-Militer
Pertemuan ini lebih menitikberatkan pada pendekatan diplomatik dan tekanan ekonomi dibandingkan opsi militer.
Sikap Emmanuel Macron Soal Opsi Militer
Presiden France, Emmanuel Macron, menyatakan bahwa operasi militer untuk membuka kembali Selat Hormuz bukanlah solusi yang realistis.
Seruan Hindari Eskalasi
Macron menilai pendekatan militer justru berpotensi memperparah konflik yang sudah berlangsung. Ia juga menyoroti adanya perbedaan sikap dari pihak United States terkait langkah yang harus diambil dalam konflik ini.
Upaya Global Menjaga Stabilitas
Forum internasional ini diharapkan dapat menghasilkan langkah konkret dalam menjaga keamanan jalur pelayaran strategis dunia tanpa memperluas konflik. Dunia kini menantikan hasil nyata dari kerja sama lintas negara dalam meredakan krisis di kawasan tersebut.








