Nextgenindonesia.id – Seorang hakim di Korea Selatan, Shin Jong-o, ditemukan meninggal dunia di kawasan taman bunga kompleks Pengadilan Tinggi Seoul. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (6/5/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 waktu setempat.
Pihak kepolisian menerima laporan sekitar satu jam sebelumnya sebelum akhirnya menemukan korban di lokasi. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan indikasi adanya unsur kekerasan atau tindakan kriminal dalam kejadian tersebut.
Surat Permintaan Maaf Ditemukan
Isi Pesan Tanpa Menyinggung Kasus
Petugas menemukan sebuah catatan tulisan tangan di saku korban. Isi surat tersebut berupa ungkapan permintaan maaf, namun tidak menyinggung perkara hukum yang sedang atau pernah ditanganinya.
Penyelidikan sementara mengarah pada dugaan bahwa korban meninggal akibat jatuh, meskipun penyebab pasti masih terus didalami oleh aparat berwenang.
Keluarga Minta Privasi
Pihak kepolisian juga menyampaikan bahwa keluarga korban tengah berduka dan meminta ruang privasi. Kondisi ini membuat informasi terkait latar belakang kejadian masih terbatas.
Peran Shin dalam Kasus Kim Keon Hee
Memimpin Sidang Banding
Semasa hidupnya, Shin Jong-o diketahui memimpin sidang banding kasus yang melibatkan mantan ibu negara, Kim Keon Hee, yang merupakan istri dari eks Presiden Yoon Suk Yeol.
Dalam putusan banding tersebut, hukuman terhadap Kim diperberat menjadi empat tahun penjara dari sebelumnya 20 bulan.
Terkait Manipulasi Saham dan Gratifikasi
Pengadilan menyatakan Kim bersalah atas keterlibatan dalam praktik manipulasi harga saham serta penerimaan hadiah mewah dari kelompok keagamaan.
Selain hukuman penjara, ia juga dikenakan denda sebesar 50 juta won. Putusan tersebut sempat menjadi sorotan publik dan disiarkan secara luas melalui media.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Hingga kini, aparat kepolisian di Seoul masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian Shin Jong-o. Meski tidak ditemukan tanda-tanda kejahatan, semua kemungkinan tetap ditelusuri secara menyeluruh.
Peristiwa ini menjadi perhatian luas karena melibatkan sosok penting di dunia peradilan serta berkaitan dengan kasus besar yang sempat menyita perhatian publik di Korea Selatan.










