Nextgenindonesia.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa operasi militer terhadap Iran berlangsung efektif dan mencapai sasaran yang telah direncanakan. Ia menegaskan berbagai instalasi pertahanan milik Teheran berhasil dilumpuhkan.
Pernyataan itu disampaikan Trump saat berbicara di Gedung Putih, Rabu (4/3/2026), dalam pertemuannya dengan Kanselir Jerman, Friedrich Merz, yang tengah melakukan kunjungan resmi.
Menurut Trump, kekuatan militer Iran mengalami kerusakan signifikan akibat serangan tersebut.
Angkatan Laut hingga Sistem Pertahanan Udara Diklaim Hancur
Fasilitas Peluncuran Rudal Jadi Target
Trump menyebut armada laut dan udara Iran telah dihancurkan. Ia juga mengatakan sistem pertahanan dan deteksi udara negara tersebut tidak lagi berfungsi.
Meski demikian, ia mengakui Iran masih meluncurkan rudal ke sejumlah negara di kawasan Teluk. Namun, ia menambahkan bahwa pasukan Amerika turut menargetkan dan menghantam fasilitas peluncuran rudal Iran guna mengurangi ancaman lanjutan.
Pernyataan ini muncul di tengah laporan berlanjutnya serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap sejumlah titik strategis di Iran.
Ratusan Warga Iran Mengungsi ke Pakistan
Balochistan Jadi Pintu Masuk Pengungsi
Situasi konflik yang memanas mendorong ratusan warga Iran meninggalkan negaranya. Berdasarkan laporan media internasional, sedikitnya 300 orang menyeberang ke Pakistan melalui wilayah perbatasan.
Para pengungsi tersebut tiba di Provinsi Balochistan, yang berbatasan langsung dengan Iran. Wilayah ini dikenal sebagai daerah yang kerap mengalami ketegangan keamanan akibat aktivitas kelompok separatis selama bertahun-tahun.
Perkembangan terbaru ini menambah daftar dampak kemanusiaan akibat konflik yang terus meningkat antara Washington, Teheran, dan Tel Aviv.










